Tafsir Isyari Akhlaqi Surah Yasin | Kharisuddin Aqib | 0859-2478-5142




Kesenjangan antara ilmu dan amal, antara tafsir dan takhalluq, inilah yang mendorong penyusunan Tafsir Isyari Akhlaqi ini. Kita butuh tafsir yang tidak hanya berhenti di pengetahuan, tapi menembus ke penghayatan lalu berbuah pengamalan. Sebab tujuan akhir diturunkannya al-Qur’an adalah liyadabbarū āyātihī wa liyutadzakkarū [QS. Shad: 29] – agar ditadabburi dan menjadi dzikir yang mengubah perilaku. Para ulama salaf seperti Imam al-Ghazali, Syaikh Abdul Qadir al-Jilani, dan Imam Ibnu ‘Ajibah telah merintis jalan tafsir isyari. Namun bahasa dan konteks mereka untuk zamannya. Kita hari ini butuh bahasa pesantren yang membumi, contoh yang dekat, dan metode yang sistematis agar bisa diamalkan oleh santri, guru ngaji, muballigh, dan masyarakat umum. - K. H. Kharisuddin Aqib

Kehadiran kitab ini adalah fathun minallāh. Sebuah pembuka pintu. Penulis tidak sekadar men-syarah ayat secara lahiriyah, tetapi membedah isyarat-isyarat akhlaqi di balik setiap ayat Yasin. Bagaimana “Qalbu al-Qur’an” ini menjadi obat hati, menjadi suluk bagi para murid, menjadi manhaj tazkiyah bagi para ikhwan tarekat. - K. H. Fathul Huda 

Cetakan: Edisi 1, 17 Agustus 2026
Terbitan: CV. Alfasyam Jaya Mandiri, Surabaya
Dimensi: xii + 56 hlm : 15 x 21 cm
ISBN: 
Pemesanan Buku Cetak (POD): 0859-2478-5142
Pemesanan Buku Digital: Google Play Book dan Kubuku


Komentar