Telah Terbit Buku Koleksi Hukum Islam Multi Madzhab: Kitab Rahmatul-Ummah Bilingual Perparagraf Komplit | CV. Alfasyam Jaya Mandiri | 0859-2478-5142
Islam sejak zaman Rasulullah dalam hal-hal parsial kadangkala dipahami berbeda-beda. Perbedaan pemahaman terhadap teks Al-Qur`an dan As-Sunnah disebut madzhab. Madzhab adalah singkatan dari ma dzahaba ilaih al-imam, apa pendapat seorang imam tentang sesuatu. Pada dasarnya semua muslim berpeluang berpendapat atas Quran-Sunnah namun pendapat apapun tertolak setelah mengalami proses seleksi alam ketika pendapat tersebut tidak teruji argumentasinya oleh publik. Pendapat yang teruji lah yang dianut banyak umat sebagai madzhab. Dalam perjalanan waktu, madzhab terus didiskusikan dan teruji untuk kepastian kebenarannya sebagai manifesto keberislaman. Madzhab juga terpolar dalam polarisasi ilmu: tafsir, qira`at, hadits, ‘aqidah, tashawwuf, dan lainnya. Dalam perjalanan sejarah, setidaknya ada 27 madzhab yang tahan uji hingga berabad-abad. Kita runut ke-27 madzhab meski tidak urut era: (1) Al-Ḥanafiyy, (2) Al-Mālikiyy, (3) Asy-Syāfi’iyy, (4) Al-Ḥanābilah, (5) Al-Hasan Al-Bashriyy, (6) Az-Zuhriyy, (7) Ath-Thabariyy, (8) ‘Ubaid bin ‘Umair, (9) Asy-Sya’biyy, (10) ‘Atha` bin Abi Rabah, (11) Ibrahim An-Nakha’iyy, (12) Rabi’ah, (13) Ibnu Abi Laila, (14) Al-Auza’iyy, (15) Al-Laits bin Sa’d, (16) Sufyan bin ‘Uyainah, (17) Is-haq bin Rahawaih, (18) Abu Tsaur, (19) Dawud Azh-Zhahiriyy, (20) Sufyan Ats-Tsauriyy, (21) Sa’id bin Al-Musayyib, (22) ‘Umar bin ‘Abdul-’Aziz, (23) Ja’far Ash-Shadiq, (24) Muhammad bin Sirin, (25) Ibnu Syubrumah, (26) Thawus, (27) Sa’id bin Jubair. Sebenarnya madzhab tidak hanya 27. 27 madzhab inilah yang terekam dengan baik dalam kitab Rahmatul-Ummah fi Ikhtilafil-A`immah. Kitab inilah yang kemudian kami terbitkan bilingual menjadi buku yang ada di tangan pembaca saat ini. Sebagai buku pegangan kajian rutin di Masjid Jami’ Al-Azhar, Kairo, di bawah asuhan Syaikh Prof. Dr. Mahmud Hamid ‘Utsman, kredibilitas dan kedalaman isi kitab ini tak perlu diragukan lagi. Buku ini akan membantu Anda membangun kerangka berpikir fiqih yang kokoh, memahami akar perbedaan pendapat, dan mengembangkan sikap ilmiah yang objektif terhadap kekayaan ijtihad para ulama. Jadikanlah buku ini pondasi kuat dalam studi fiqih Anda. Dengan bangga penuh syukur kami terbitkan terjemah kitab Rahmatul-’Ummah ini sebagai khazanah intelektual religius yang komprehensif namun ringkas dan aplikatif. Kitab ini adalah rujukan klasik yang membahas secara ringkas namun padat tentang perbedaan pendapat (khilafiyyah) di antara empat imam madzhab agung: Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Asy-Syafi’iyy, dan Imam Ahmad bin Hanbal. Bahkan dalam kitab ini terdapat produk hukum fiqih ulama yang ‘asing’ yang mungkin akan dibully netizen hari ini padahal berdalil. Di Indonesia, kitab Rahmatul-’Ummah menjadi rujukan utama dalam Bahtsul-Masail (riset agama). Ada tiga penerbit yang sudah pernah merilis terjemahan kitab ini. Kami melihat kitab ini perlu untuk kembali disyi’arkan mengingat konten kitab ini sangat mumpuni tapi ringan sehingga sangat dibutuhkan kaum ‘awam sampai kaum ‘alim. Kitab ini lebih simpel dan praktis dibanding Mizan Al-Kubra, Bidayah Al-Mujtahid, Subul As-Salam, Nail Al-Authar, Al-Fiqh ‘ala Al-Madzahib Al-Arba’ah, Al-Fiqh Al-Islamiyy wa Adillatuh, apalagi Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah. Oleh karena itulah, jatuhlah pilihan kami kepada kitab ini untuk diterbitkan. Keunggulan terjemahan ini adalah dicantumkannya teks asli kitab tersebut dan bold pada nama 4 madzhab standar.
Cetakan: Edisi 1, 10 Februari 2026
Terbitan: CV. Alfasyam Jaya Mandiri, Surabaya
Dimensi: xiv + 388 hlm : 15 x 21 cm
ISBN:
Pemesanan Buku Cetak (POD): 0859-2478-5142


Komentar
Posting Komentar